Tips Sederhana Agar Anda Tidak Menyiksa Audiens Saat Pidato Pakai Naskah

a man giving a speech on the remembrance day

Para Sahabat semua apakah sudah pernah mengalami rasanya bosan bila harus mendengarkan pidato atau sambutan resmi dari seorang pembicara yang situasinya memaksa dia harus membaca Naskah?

Betapa bete-nya mendengarkan orang membaca naskah Pidato tanpa jeda dan intonasi.

Betapa tidak menariknya mendengar orang baca teks tanpa kontak mata dengan kita.

Betapa derasnya aliran rasa ngantuk mendegar orang pidato seperti membaca buku datar saja tanpa memperhatikan ada kita di situ.

Bila sama seperti apa yang saya rasa. Ayo kita stop ikut-ikutan seperti itu bila suatu saat kita harus menyampaikan pidato ataupun sambutan dengan naskah.

Suatu saat bila jadi pemimpin, kita akan menjumpai acara resmi yang mengharuskan kita berbicara dengan membaca naskah misalkan saat harus memimpin Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Yang mana semua akan dibuatkan dalam Akta Notaris sehingga semua sudah dibuatkan agar sesuai aturan.

Misalkan lagi saat harus membacakan kinerja perusahaan dalam kurun waktu tertentu yang mengharuskan menyajikan angka-angka secara detail.

Atau misalkan lagi saat harus menjadi pembicara dalam suatu misi perusahaan di depan orang – orang tertentu secara formal.

Siapa sangka bila suatu hari Anda menjadi guru besar, politisi, menteri atau presiden yang terkadang sering kita jumpai membacakan pidato atau sambutan dengan membaca naskah.

Tips berikut dari Pak James Humes yang beliau tulis dalam bukunya berjudul “Speak Like Churchill, Stand Like Lincoln” sangat bermanfaat.

Tips-nya bisa kita gunakan bila nanti kita dihadapkan pada keadaan tersebut diatas.

Intinya kita berusaha untuk tetap melakukan percakapan dengan audiens meskipun kita harus membaca teks.

Tips pertama:

Jangan terlalu lama terpaku pada Naskah.

Coba lebih banyak bicara saat Anda melihat ke audiens.

Gunakan intonasi nada dengan baik.

Tips Kedua:

Baca dalam hati saat melihat ke naskah.

Lihat ke Audiens. Berhenti sejenak.

Lalu sampaikan ke audiens dengan kata-kata Anda sendiri seakan Anda sedang berbicara dengan audiens Anda.

Latihan adalah kunci utama.

Banyak membaca sebelum hari H akan membuat teknik Anda lancar, tidak kaku dan lebih natural.

Latihan akan membuat Anda hafal dan tahu dimana paralanguage Anda harus bermain.

Kapan saatnya mengeraskan suara, kapan saatnya mempercepat kata dan kapan saatnya mengatur suara agar lebih lembut.

Tambahkan juga dengan wajah antusias dan senyum di saat tepat karena dengan senyum para Audiens akan merasa terhubung dengan kita.

Lengkapi dengan bahasa tubuh untuk memperkuat pesan pada kalimat atau paragrap tertentu.

Ingat, tips ini hanya untuk kasus terpaksa bila kita harus berbicara pakai teks karena pada prinsipnya orang tidak suka mendengar atau dibacakan presentasi dengan teks.

Kecuali saat kita kecil dulu, ayah atau ibu mungkin sering bacakan dongeng buat kita.

Nah itu lain cerita ya karena terkadang kita aktif bercakap-cakap dengan ayah-ibu perihal tokoh di dongeng sehingga tidak ada rasa jenuhnya.

Baiklah teman semua.

Kalau ingin belajar bagaimana tips diatas dipraktekkan silahkan menyaksikan video pidato berikut.

Kita punya contoh bagus kok dari tokoh mendiang proklamator dan pahlawan nasional kita “Bung Karno”.

Sudilah untuk melihat cuplikan videonya biar lebih meresap kedalam memori.

Kiranya tidak melihat isi dari pidatonya saja, tapi liat juga bagaimana beliau mempratekkan tips-tips diatas.

Sudilah pula untuk memberikan komentar dan sharing tulisan kali ini ke seluruh teman-teman Anda.

Image courtesy of qualitystockphotos.com

Komentar Anda disini sangat Berarti

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s