Prinsip Pemimpin Para Komandan Pasukan

1775th Military Police Company patrols Shurandam village

Coba Anda bayangkan bila Anda harus memimpin 10-20 orang untuk maju ke medan pertempuran. Musuh berjumlah 100 orang sudah ada di depan mata dengan jarak kurang lebih 200 meter saja. Mereka bersembunyi dibalik reruntuhan tembok yang sudah terkena serangan bom beberapa hari lalu.

Siasat harus Anda atur dengan cermat. Pembagian tugas harus tepat. Siapa yang akan bertugas di sisi kanan dan kiri Anda, siapa yang akan maju paling depan dan siapa yang akan berdiri dibelakang untuk menjadi petugas penyelamat sekaligus pemberi berita kepada pasukan besar lainnya yang sedang menanti berhasil tidaknya tugas Anda.

Apa yang bisa Anda janjikan kepada para anggota Anda? Balas jasa? Balas jasa seperti apa yang mau Anda janjikan bila nyawa harus diberikan. Mau dikasih uang seberapa besar buat mereka agar senang hati maju lebih dulu tanpa peduli ranjau darat menanti setiap langkah.

Masalah perencanaan, persiapan dan eksekusi pasti sama. Militer dan non militer pasti belajar perihal hal itu. Lalu apa yang membedakan? Motivasikah? Saya berpikir pasti ada karateristik atau prinsip pemimpin yang ditanamkan selama pendidikan dan pengalaman hidup yang membuat mereka lebih unggul.

Yakin deh kalau kita tahu itu dan bisa kita terapkan maka sesungguhnya Anda pun bisa berprestasi sama dengan mereka meskipun tanpa latar belakang militer. Oleh karena itu, saya dapat ide untuk mencari tahu bagaimana agar kita bisa seperti mereka. Mulailah saya mencari tahu lewat beberapa pembahasan dari berbagai sumber sampai akhirnya menyimpulkan beberapa prinsip berikutlah yang memang membedakan komandan pasukan dengan pemimpin sipil.

Pertama

Para komandan pasukan memiliki prinsip kedisiplinan dan mau melakukan pengembangan diri secara sukarela maupun dipaksa. Mereka adalah pemimpin yang terbentuk dari serangkaian seleksi, pelatihan dan pendidikan terencana serta berkesinambungan agar selalu siap dalam keadaan apapun.

Anda mungkin akan bilang ya sudah pasti seperti itulah. Namun, kita tidak boleh lupa kata kuncinya. Mereka selalu disiplin dan mau melakukan pengembangan diri. Oleh karena itu, lakukanlah pengembangan diri setiap saat. Lakukan perbaikan diri dengan diri Anda sebagai alat ukur utama.

Kedua

Para komandan pasukan memiliki keyakinan bahwa dirinyalah contoh utama untuk para anggota lainnya. Semua anggota akan melihat ada tidaknya contoh dalam dirinya. Bagaimana mau memerintahkan orang melakukan sesuatu bila dirinya sendiri tidak berani melakukannya.

Walk the talk atau lead by example merupakan prinsip yang harus ada dalam diri para komandan pasukan. Ini kunci kedua yang harus dipegang dan dicontoh oleh para pemimpin organisasi bisnis. Kita harus bisa memberikan contoh terlebih dahulu bila menginginkan orang lain melakukan hal yang sama.

Ketiga

Para komandan pasukan memiliki keyakinan bahwa mereka harus menempatkan kebutuhan para anggota pasukan lebih utama dari kepentingan pribadinya.

Prinsip ketiga ini wajib ada dalam diri komandan pasukan. Konsep tugas pelayanan dan pengorbanan harus ada dalam diri mereka. Kita harus belajar untuk seperti ini. Sering kasus terjadi karena para pemimpin lebih memikirkan dirinya sendiri daripada kepentingan anggota organisasi. Cari selamat sendiri sudah sering kita jumpai sekarang ini.

Keempat

Para komandan pasukan sangat memperhatikan pembangunan karakter anggota. Setiap anggota harus tahu masing-masing tugas dan tanggung jawab. Tidak semua keputusan di medan tempur harus komandan tentukan karena itu seorang komandan pasukan harus punya orang tertentu yang bisa menggantikan tugasnya.

Inilah kenapa beberapa pembahasan kepemimpinan selalu bilang bahwa seorang pemimpin yang baik adalah mereka yang bisa menciptakan pemimpin selanjutnya. Boleh diuji dan ditanyakan kepada para CEO perusahaan dunia. Mereka semua pasti setuju.

Sahabatku semua. Keempat prinsip ini, menurut saya, selalu ditanamkan dalam diri komandan pasukan dan diwariskan kepada para anggota lainnya. Itu sebabnya semua anggota sangat menghormati atasan dan ada keterikatan dalam diri masing-masing anggota. Namun, saya tetap akan berkata bahwa Anda bisa lebih hebat daripada para komandan pasukan. Kenapa begitu?

Komandan pasukan itu selalu memimpin anggota dengan kemampuan, motivasi, tata nilai, visi dan misi yang sama. Komandan pasukan mau ditempatkan dimanapun dan dikesatuan apapun akan selalu memimpin orang-orang dengan kesamaan tersebut. Mereka punya rasa kesatuan, rasa pelayanan dan jiwa pengorbanan.

Hal serupa belum tentu terjadi pada Anda. Anda mungkin sudah terbukti mampu membentuk motivasi, tata nilai, visi dan misi anggota Anda dengan baik. Namun, Anda akan menghadapi persoalan lain lagi saat dihadapkan pada tugas dan penempatan yang berbeda. Anda kembali menghadapi orang-orang dengan motivasi, tata nilai, visi dan misi berbeda dengan beragam masalah. Apalagi kalau proses seleksi anggota tidak dijaga dengan ketat maka semakin bertambahlah masalah Anda.

Bisa dibayangkan kalau Anda dan saya punya empat prinsip kepemimpinan diatas plus ketrampilan manajemen dan komunikasi yang baik serta terbukti mampu memberikan hasil dengan prestasi gemilang dimanapun Anda bertugas maka Anda adalah pemimpin dengan kualitas paling baik sesungguhnya. Semoga kita bisa seperti itu. Aamiin…

Semua akan kembali kepada individu masing-masing. Banyak veteran komandan pindah kuadran menjadi pemimpin bisnis dan mereka mampu meraih sukses. Kesuksesan mereka bahkan melebihi orang non militer yang sudah lama sekolah bisnis. Namun, banyak juga veteran yang gagal saat jadi pemimpin bisnis meskipun dulunya lulusan terbaik sekolah militer. Semua tak lepas dari kekurangan karena tiada yang sempurna di dunia ini. Yang baik kita ambil yang buruk kita tinggalkan.

Sesungguhnya, gaya kepemimpinan komandan pasukan dalam ilustrasi diatas sudah ada dalam diri Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya. Salah satu sahabat dengan gaya seperti diatas adalah Umar bin Khattab seperti tulisan lalu disini. Kenapa kita tidak langsung mencontoh dan menerapkannya?

Demikian para sahabat semua. Silahkan bila berkenan ingin menambahkan, memberikan komentar ataupun men-share-nya.

Photo credit: DVIDSHUB

Komentar Anda disini sangat Berarti

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s