Bagaimana Gaya Anda dalam Menyakinkan Orang Lain?

4470516228_480b5da402_z

Ada satu pengalaman yang kadang bisa membuat Anda merasa berat atau ringan dalam melakukannya, yakni menyakinkan atau mempengaruhi orang lain agar mau menerima ide, pendapat, gagasan dan melakukan tindakan sesuai dengan apa yang Anda mau.

Anda mungkin lebih suka menyakinkan orang lain tersebut dengan mengumpulkan bukti-bukti atau informasi lainnya terlebih dahulu sebelum melakukannya.

Anda mungkin cukup percaya diri untuk langsung memaksa orang lain agar mau mengikuti keinginan Anda karena merasa apa yang Anda sampaikan itu benar.

Anda mungkin lebih suka menjalin kedekatan lebih dahulu dengan orang lain tersebut sebelum menyampaikan gagasan Anda.

Macam-macam gaya bisa Anda lakukan. Namun, apakah Anda sudah tahu yang mana gaya dominan Anda?

Bisa saja terjadi Anda punya dua gaya sekaligus yang biasa Anda gunakan silih berganti meskipun Anda belum menyadarinya.

Semua bisa terjadi karena berdarkan riset ternyata ada 5 gaya yang umum digunakan orang dalam menyakinkan orang lain tersebut.

Kelima gaya itu saya singkat menjadi BINAR : Bridging, Inspiring, Negotiating, Asserting, Rationalizing.

Bridging : Anda lebih memilih untuk membangun hubungan dan kedekatan dengan orang lain terlebih dahulu untuk bisa menyakinkannya karena Anda punya banyak waktu untuk mendengarkan, memahami, dan membangun kedekatan dengan orang tersebut sebelum memasukkan gagasan atau ide Anda.

Inspiring : Anda menyukai bagaimana menginspirasi dan membuat orang lain merasa bahwa ide, gagasan atau pemikiran Anda itu memang sesuatu yang memberikan kepentingan bagi orang lain dan akan memenuhi harapannya.

Negotiating : Anda lebih senang untuk mencari konsensus bersama agar ide, gagasan atau pemikiran Anda diterima orang lain yang penting itu semua masih bisa mencapai tujuan Anda.

Asserting : Anda lebih suka langsung ke intinya saja. Anda langsung menyampaikan ide ke orang lain dan suka menantang ide orang lain.

Rationalizing : Anda lebih rasional dengan mengumpulkan fakta, logika untuk menyakinkan orang lain agar mau menerima ide-ide Anda.

Nah, kalau Anda sudah tahu gaya Anda dalam menyakinkan orang lain, tentunya Anda kemudian bisa mengembangkan atau memperkuat gaya-gaya lainnya sepanjang gaya tersebut masih berada pada level moderate.

BINAR tentunya juga harus selalu mengikuti prinsip-prinsip persuatif yang sudah pernah kita bahas dalam tulisan lalu disini agar lebih efektif.

Gaya-gaya tersebut kemudian bisa Anda sesuaikan dengan situasi, kondisi dan siapa yang menjadi orang yang harus Anda yakinkan pada suatu waktu.

Misalnya, jika Anda sedang berhadapan dengan bos yang sangat detail, Anda bisa gunakan pendekatan dengan gaya rationalizing yang lebih banyak menggunakan logika, data dan informasi yang harus lengkap.

Atau, Anda dihadapkan pada situasi yang mana banyak kepentingan saling berhadapan, Anda bisa menggunakan gaya negotiating agar semua bisa merasa menang-menang.

Atau, Anda bisa meminta bantuan teman Anda yang memang memiliki dominasi di gaya tertentu.

Sebentar lagi pemilu Capres, Anda bisa bandingkan juga bagaimana gaya mereka dalam menyakinkan program-programnya nanti.

Semoga bermanfaat untuk kita semua.

Photo credit: Benoît Marchal

2 thoughts on “Bagaimana Gaya Anda dalam Menyakinkan Orang Lain?

    • Oh, ternyata sudah tidak bisa sekarang ya. Sudah berbayar sepertinya. Maka link-nya saya hapus juga. Terima kasih sudah membaca dan memberikan masukannya Hafid. Keep Reading…

Komentar Anda disini sangat Berarti

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s