Ingin Punya Kebiasaan Baik dalam 21 hari? Lakukan 3 Langkah Mudah Ini

change

Anda tentu memiliki keinginan untuk bisa menjadi pribadi yang lebih baik karena rasanya hidup tidak boleh hanya begini-begini saja.

Harus ada sesuatu apa yang bisa Anda lakukan agar Anda bisa lebih bermanfaat bagi diri Anda sendiri dan orang lain.

Anda harus segera memiliki kebiasaan baik.

“Inilah saatnya! Time for change!”

Begitulah hal yang berkecamuk di dalam pikiran Anda yang biasanya jadi lebih tinggi lagi saat Anda melihat orang lain malah sudah berhasil berubah.

Anda semakin kuat dan semangat untuk memiliki kebiasaan baik.

Namun, tekad Anda itu terasa berangsur-angsur mulai padam dan padam dan padam. 

Mulai timbul rasa malas dan ketidakmampuan untuk tetap disiplin hari demi hari…

Ujung-ujungnya Anda kembali kandas dan tidak bisa melanjutkan tekad Anda untuk memiliki kebiasaan baik itu.

Anda bertanya-tanya dimana ini salahnya?

Apakah target Anda yang ketinggian?Apakah memang Anda kesulitan untuk disiplin? Atau apakah motivasi Anda yang memang naik turun? 

Tapi kenapa juga motivasi Anda bisa naik turun?

Bagaimana mengatasinya? Mengatasi agar Anda tetap bisa konsisten menjalankan kebiasaan baik yang sudah Anda targetkan itu?

Banyak tips sebenarnya…

Namun, kebanyakan tips hanya berisi teori yang belum tentu bisa dipratekkan.

Ada tidak tips yang mudah untuk dipraktekkan?

Insha Allah ada.

Berikut ini langkah-langkah yang harus Anda lakukan untuk memulai dan tetap disiplin dalam membangun kebiasaan baik di keseharian Anda.

Langkah-langkah ini terinpirasi dari Ebook-nya pak James Clear. 

Anda bisa mendapatkan dan membaca Ebook tersebut secara gratis dengan mengujungi websitenya disini.

Berikut ini tipsnya…

1.Temukan Identitas

image via pixabay

image via pixabay

Apa kebiasaan baik yang Anda inginkan?

Anda ingin rajin olahraga biar punya berat badan ideal?

Punya target seperti itu tidaklah salah.

Yang salah adalah kalau Anda menjadikan target tersebut sebagai nilai yang hendak Anda capai sekarang juga.

Padahal ada proses dan usaha yang harus Anda lalui.

Oleh karenanya, jadikan target berat badan ideal tersebut menjadi bonus atau akibat saja bukan prestasi yang harus Anda gapai dalam memulai kebiasaan baik.

Anda harus punya terlebih dahulu apa yang pak James Clear bilang sebagai “identity based habits“.

Target awal Anda bukanlah untuk mengapai berat badan ideal, tetapi bagaimana menjadi orang yang bisa memiliki identitas.

Bila Anda punya keinginan untuk bisa punya badan atletis berat badan ideal, identitas seperti apakah yang bisa mencapai target tersebut?

Tentunya adalah identitas seseorang yang tidak hanya duduk di depan televisi asyik makan-makanan berlemak setiap hari.

Namun, orang tersebut tentu adalah orang yang senang untuk bergerak secara aktif.

Berdasarkan itu, Anda nyatakan bahwa identitas Anda sebagai orang yang senang bergerak.

Kemudian cari pencapaian kecil apa yang bisa Anda lakukan untuk mencapai identitas tersebut.

Cari yang mudah, misalkan setelah bangun pagi sehabis sholat subuh dan berdoa Anda lakukan push up 50 kali setiap hari.

Atau, Anda akan setiap hari memilih untuk naik tangga daripada harus naik lift menuju lantai kantor Anda.

Atau, Anda akan selalu memilih pergi ke kntor dengan naik sepeda saja.

Banyak cara bisa Anda lakukan untuk mencapai identitas Anda tersebut, tentunya tidak harus langsung “wah” dan muluk-muluk.

Jadi Anda mau apa? Mau menurunkan berat badan.

Identitasnya : Menjadi pribadi yang senang bergerak setiap hari

Pencapaian hariannya : Jalan lewat tangga tidak lagi naik lift.

Atau, Anda mau jadi apa? Badan Bugar dan Segar 

Identitasnya: Menjadi orang yang tidak pernah melewatkan hari tanpa berolahraga.

Pencapaian hariannya: Lakukan push up setiap hari misalkan sebanyak 50 kali sehari.

Atau, Anda mau jadi apa? Rajin menulis blog

Identitasnya: Menjadi penulis setiap hari

Pencapaian hariannya: Menulis setiap hari paling tidak dalam 25 menit pakai podomoro time.

Sesudah itu lanjut ke langkah kedua.

2. Fokus Pada Skedul dan Aksi, jangan dulu Target dan Hitungan

image via pixabay

image via pixabay

Kita ambil contoh untuk ingin punya Badan bugar dan segar tadi.

Pencapaian yang mau Anda lakukan adalah push up 50 kali setiap hari.

Berarti… skedul Anda adalah setiap hari.

Namun, Anda juga bisa tentukan kalau skedul Anda itu tidak setiap hari, hanya di hari Senin, Rabu dan Jum’at saja.

Atau, hanya di hari Selasa dan Kamis saja, atau hanya di hari Sabtu dan Minggu saja.

Silahkan… yang terpenting adalah Anda fokus pada skedul dan tertib waktu.

Kemudian, tentukan juga waktu untuk Anda melakukannya.

Kapan Anda melakukannya?

Di jam 5 pagi atau jam 6 pagi? Di jam 5 sore atau jam 6 sore? 

Di waktu-waktu luang dimana Anda bisa punya waktu bebas paling tidak 15 atau 30 menit?

Silahkan saja… bebas terserah Anda.

Jangan lupakan untuk menjaga selalu kesadaran penuh saat Anda membuat skedul, Insha Allah semua bisa dimudahkan bila Allah Menghendaki.

Nah disinilah bedanya…

Anda tidak lagi terpaku pada harus push up 50 kali setiap hari..

Tetapi, Anda lebih fokus kepada kapan dan kapan Anda harus push up.

Targetnya beralih menjadi fokus di skedul dan aksi tidak lagi hitung-hitungan.

Bila sudah demikian, hitungan bisa Anda tetapkan dan tambah secara perlahan-lahan kemudian hari..

Sesudah itu lanjut ke langkah ketiga.

3. Agar Tetap Bisa Disiplin

image via pixabay

image via pixabay

Disiplin adalah kata kunci yang kadang sulit untuk dilakukan. Apalagi kali dilakukan semua sendiri tanpa ada pengawasan dari orang lain

Hal yang seringkali jadi membuat malas adalah kesalahan dan ketidakdisiplinan. 

Bagaimana bila di skedul waktu yang sudah Anda tetapkan itu, tiba-tiba Anda jadi malas?

Bisa jadi Anda bukan malas, tetapi bagaimana kalau tahu-tahu Anda bangun kesiangan?

Nah, ini yang terkadang membuat Anda jadi merasa telah gagal memenuhi target Anda. 

Bila hal itu terus menerus terjadi dan terakumulasi akan membuat Anda jadi malas dan memilih untuk menyerah.

Bagaimana Anda mengatasinya? 

Apa yang akan Anda lakukan bila ternyata Anda melanggar skedul yang telah Anda buat baik sengaja maupun tidak?

Pak James memberikan beberapa tips berikut untuk Anda mengatasi hal tersebut:

1. Pengingat otomatis

Gunakan pengingat otomatis agar kebiasaan baik Anda itu menjadi kebiasaan yang terkait erat dengan aktivitas yang sudah sering Anda lakukan.

Hal-hal apa yang sudah otomatis Anda lakukan setiap hari?

Sholat subuh? Oke misalkan sholat subuh…

Sholat subuh Anda tidak pernah kesiangan. Anda otomatis bisa bangun pagi tanpa perlu bantuan dari orang lain.

Nah, jadikan trigger sholat subuh sebagai pengingat untuk Anda push up. 

Selesai sholat subuh langsung lakukan push up…

Atau,

Kondisikan lingkungan kamar Anda sedemikian rupa sehingga Anda ingat bahwa hari itu Anda harus push up.

Misalkan, letakkan baju olahraga di sisi sajadah Anda agar selesai sholat subuh Anda ingat harus push up.

Atau, pasang gambar tubuh seorang atlet di kamar Anda sebagai pengingat dan pembakar semangat Anda, jadi setiap kali Anda lihat itu gambar Anda jadi ingat untuk push up… hehehe…

2. Tetap teguh pantang putus asa

Sekarang begini,

Anda punya skedul untuk push up 50 kali, setiap senin, rabu dan kamis jam 5 pagi selama 15 menit saja.

Lalu tiba-tiba Anda bangun di Senin hari saat jam sudah menunjukkan pukul 5.15 pagi.

Apa yang kemudian Anda lakukan? Anda mungkin berpikir ya sudah, waktu habis mau bagaimana lagi.

Stop! Jangan lagi berpikir seperti itu.

Lakukan saja push up sebanyak yang Anda mampu dalam waktu luang yang tersisa bila masih memungkinkan.

Lain hal kalau memang Anda sudah tidak punya waktu lagi. Ya sudah. Mau bagaimana lagi?

Kalau kata pak James : “It’s never my intention to make a mistake, but if I do, I have given myself permission to view my progress over a longer timeline.

Tidak usah kuatir dengan skedul yang terlewati. Tenang saja. Biarkan diri Anda memandang kemajuan dalam jangka waktu yang lebih panjang.

Insha Allah besok lebih baik lagi.

3. Selalu berikan penghargaan diri

Berikan penghargaan pada diri Anda atas setiap pencapaian.

Biar hanya mampu lakukan 10 push up karena kurang tidur sebab lembur kerja, tetap saja Anda sudah berhasil memenuhi skedul Anda.

Bravo!, Alhamdulillah!

Bersyukur dan berbahagialah.

4. Berdoa dan relaks

Yang ini sih tambahan dari saya sendiri. Tetaplah terus berdoa kepada Allah memohon diberi kemudahan untuk bisa disiplin.

Okee… seperti itulah sahabat-sahabatku beberapa tips yang bisa Anda gunakan untuk bisa punya kebiasaan baik.

Contoh diatas lebih banyak ke gerak badan dengan melakukan push up.

Banyak lagi kebiasaan baik lainnya yang bisa dilakukan seperti: bangun malam untuk sholat tahajud, giat menulis, dan lain sebagainya.

Alhamdulillah, untuk skedul push up ada kemudahan sehingga saya bisa melakukan langkah-langkah yang telah dipaparkan diatas.

Demikian para sahabatku, Semoga berkenan di hati dan berguna bagi Anda semua dan kiranya sudi untuk men-share artikel ini.

Masih butuh tips-tips lain perihal melakukan kebiasaan baik ini? Silahkan klik disini untuk bahasan selanjutnya.

Photo credit: Pixabay

2 thoughts on “Ingin Punya Kebiasaan Baik dalam 21 hari? Lakukan 3 Langkah Mudah Ini

Komentar Anda disini sangat Berarti

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s